<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>temanbaik.com &#187; pacaran</title>
	<atom:link href="http://www.temanbaik.com/tag/pacaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.temanbaik.com</link>
	<description>pages of my world through words...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 05:16:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Australia : Love It !!</title>
		<link>http://www.temanbaik.com/family/australia-love-it/</link>
		<comments>http://www.temanbaik.com/family/australia-love-it/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 02:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[australia]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.temanbaik.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Hmmm, tadinya postingan ini mau diberi judul &#8220;Film Review : Australia&#8221;. Tapi kok kaya&#8217;nya terlalu berat yaa&#8230; Secara, tiwi nggak mungkin banget ngebuat review tentang film. Lhaaa, untuk menuliskan review, menurut tiwi, kita-nya harus menguasai latar belakangnya  kenapa film ini dibuat, tujuannya apa, proses pemilihan karakter, dll. Waduhhh&#8230; Tiwi mah nggak se-detail itu tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin: 5px; float: left;" src="http://www.indonesiaselebriti.com/images/film/film-australia-ok.jpg" alt="Australia" width="225" height="329" />Hmmm, tadinya postingan ini mau diberi judul &#8220;Film Review : Australia&#8221;. Tapi kok kaya&#8217;nya terlalu berat yaa&#8230; Secara, tiwi nggak mungkin banget ngebuat review tentang film. Lhaaa, untuk menuliskan review, menurut tiwi, kita-nya harus menguasai latar belakangnya  kenapa film ini dibuat, tujuannya apa, proses pemilihan karakter, dll. Waduhhh&#8230; Tiwi mah nggak se-detail itu tentang film. Biar erwin ajah ntar yg review lengkap yah&#8230; <img src='http://www.temanbaik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagian tiwi mah menceritakan bagian yang tiwi suka dan nggak suka ajah yaa&#8230; My personal opinion only.</p>
<p>Sedikit detail tentang film Australia :</p>
<p>Jenis Film : Drama<br />
Pemain : Nicole Kidman, Huge Jackman, David Wenham, Bryan Brown, Jack Thompson David Gulpolil<br />
Sutradara : Baz Luhrmann<br />
Penulis : Baz Luhrmann, Stuart Beattie, Ronald Harwood<br />
Produser :Baz Luhrmann, Catherine Knapman, G. Mac Brown<br />
Produksi : Twentieth Century Fox<br />
Homepage : http://www.australiamovie.com/<br />
Durasi : 185 Min</p>
<p>===================================================================</p>
<p>Pertama liat siapa yang jadi pemainnya di www.21cineplex.com, tiwi sudah meniatkan untuk mengajak Erwin menonton film ini. Feeling tiwi tentang kombinasi Nicole Kidman dan Hugh Jackman kok kaya&#8217;nya enak buat ditonton yaa&#8230; Dan ternyata Erwin memang menunggu-nunggu film ini. Yaahh&#8230; dia kan emang suka sama film serius macem gini&#8230; :p</p>
<p>Sedikit trauma sebenarnya untuk menonton film di bioskop akhir-akhir ini, setelah dikecewakan Twilight dan Transporter 3 yg nggak sesuai dengan prediksi. Tapi kombinasi pemain tadi yg menguatkan niat. Gpp lah kalo&#8217; jelek pun, toh dua-duanya enak diliat&#8230; <img src='http://www.temanbaik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a title="Australia" href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/28/0145335/ada.apa.dengan.australia" target="_blank">Resensi di Kompas Minggu</a> sebenarnya agak menyurutkan keinginan untuk menonton di bioskop. Soalnya kalo&#8217; kata Kompas, nggak sesuai dengan yg diharapkan&#8230; Agak keteteran, dan kesannya nggak komplit.</p>
<p>Yaaa, mungkin yg diharapkan kritikus film yaa&#8230; bukan harapan seorang penonton film murni macam tiwi ini. Buat tiwi, selama film itu menghibur dan nggak memaksa berpikir banyak, film itu bagus deh !! (Yaaa iyaaa lah&#8230; film dan game adalah hiburan. Sesuai namanya, yaa harus menghibur, mosok malah nyusahin&#8230; :p)</p>
<p>Film ini berdurasi cukup panjang. Makanya, dr mulai memutuskan nonton, harus atur strategi se-ciamik mungkin. Tadinya mau nonton kemarin Senin. Tp ternyata tepar setelah menghadiri 2 undangan <img src='http://www.temanbaik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  nggak ada yg bergerak dr bangun siang&#8230;</p>
<p>Akhirnya diputuskan hari ini. Tapi lagi-lagi terkendala jadwal putar. Jelek-jelek banget !!<br />
Kalo&#8217; jadwalnya bagus, letak bioskopnya jauh dr rumah&#8230; Kalo&#8217; yg sejalan dengan jalur pulang, pasti diputarnya di jam kantor, atau malah malam banget. Huhuhu&#8230; kan kasian asha kelamaan ditinggal. Alhamdulillah, ternyata ada jadwal yg rada sore, rada muter memang untuk menuju ke sana, tp tetep udah deket dr rumah. Berangkatlah ke Bekasi&#8230; :p Sampai tepat waktu.<br />
Inget lagi, film durasi panjang, jangan lupa beli snack ! <img src='http://www.temanbaik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Film dibuka dengan beberapa trailer film Indonesia yg nggak banget deh&#8230; Plus, ternyata studio-nya lumayan penuh. Sama ABG. Termasuk sepasang yg duduk di sebelah tiwi.<br />
Huhuhuhu&#8230; nih ABG pada sadar gak yaa mau nonton tipe film yg kaya&#8217; apa. Bukan underestimate atau gimana-gimana, tapi untuk jenis film berat kaya&#8217; gini, tiwi trauma dengan pengalaman nonton &#8220;GIE&#8221; dulu (duh&#8230; blognya udah keapus sama hostingan yg lama siihhh <img src='http://www.temanbaik.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  )<br />
Dan ternyata emang bener lho, kejadian lagi&#8230; Komentar-komentarnya nggak penting, dan kenceng-kenceng&#8230; hiks&#8230;</p>
<p>Buat tiwi, durasi 2,5 jam yg disuguhkan oleh film ini bener-bener berjalan mengalir&#8230; nggak terlalu lambat, nggak terlalu cepat. Pas !! Enak ajah nonton-nya. Posisi duduk jg mendukung sih&#8230; Relaks banget tadi itu menikmati ceritanya.<br />
Dari awal film dimulai, tiwi terhibur oleh aksen yg disuguhkan karakter-karakter, Misses Boss, Drover, dan Nullah&#8230; Unik banget ! Enak dengernya&#8230;<br />
Dan oleh film ini emosi tiwi bener-bener berhasil dimainin. Jujur, tiwi nggak berharap film ini bakalan berakhir dengan happy ending. Resensi di Kompas nggak &#8220;menggiring&#8221; kita berpikir ke arah sana&#8230; Makanya, sampai akhir, tiwi beneran yg deg-deg-an sendiri. Hehehehe&#8230;<br />
Karena film ini disuguhkan dengan cara bercerita, menurut tiwi, gaya membawakan apa yg terjadi di Faraway Downs benar-benar membuat kita serasa diajak merasakan&#8230;<br />
Di 2 (dua) film asing terakhir yg tiwi tonton (Twilight dan Transporter 3), <em>romance scene</em> disuguhkan dengan cara yg &#8220;kurang penting&#8221; dan mengada-ada banget. Dan itu yg benar-benar bikin tiwi trauma. Tetapi di <em>Australia</em>, <em>romance scene</em> dibawakan dengan sangat artistik dan dewasa. Nggak murahan deh kata yg tepatnya kali yaa&#8230;<br />
Setting-nya juga enak buat ditonton. Seperti Australia yg selama ini dilihat di buku-buku. (Tiwi emang tergila-gila sama Australia sejak SMA, makanya banyak bgt buku-buku tentang alam Australia&#8230;) Bikin Erwin sepanjang film menengok dan tanya, <em>&#8220;Kamu mau pergi ke sana ?&#8221; </em><br />
Jaahh&#8230; itu mah pertanyaan retoris banget deh mas&#8230; :p (nggak romantis yak tanggapannya ? Hekekeke&#8230;)</p>
<p>Sebenarnya, untuk cerita, mungkin nggak terlalu menampilkan sesuatu yg baru untuk jenis film-film seperti ini. Mungkin kalau dari awal tiwi sudah tau bakal Happy Ending, Tiwi juga nggak bakal se&#8221;excited&#8221;ini dengan Australia.<br />
Tetapi karena di ujungnya mendapatkan sesuatu yg beda, makanya tiwi suka banget sama film ini. Bahkan sampai meniatkan menontonnya sekali lagi !! Hehehehe&#8230;<br />
Buat menutup tahun 2008, Recommended deh nilainya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.temanbaik.com/family/australia-love-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
