Posted: November 29th, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: -erw-, Asha, Family | Tags: Asha, bondowoso, mudik | No Comments »
Walah, bener kata de ini sih… Udah mau Idul Adha, baru sempet lagi ngupdate blog – tentang Idul Fitri pula, hehehehe…
Cerita mudiknya emang udah basi yaa sepertinya… Tetapi, biar tuntas dan biar cerita mudik pertama Asha lengkap, akan Tiwi lanjutkan ceritanya…
Setelah malam pertama di Bondowoso yang sempet ngebuat Tiwi dan Ibu stress… (plus mama di JKT yg tiwi telepon malam-malam minta do’anya biar Asha tenang…), malam-malam berikutnya tetap sama rewelnya. Nggak minta pulang sih… Tp minta pergi ke rumahnya…
Hehehe… anak pinter…
Tapi kami sudah menemukan solusi untuk itu, yaitu dengan membiarkan tiwi dan asha hanya berdua di kamar sesudah maghrib. Kondisi yang persis sama jika kami ada di rumah JKT… 
Dan itu berhasil banget lho !! Kalo’ cuma berdua, dia mau main sampe’ katawa-ketawa dan capek sendiri sebelum akhirnya diurut-urut dikit lalu bobo…
Alhamdulillah, ternyata solusinya mudah saja
Asha hanya benci keramaian…
Lebaran di BDWS hampir sama dengan kondisi di rumah JKT. Setelah sholat Ied, kami berkeliling bersilaturahmi. Asha dapet angpaw buanyak lho !! Hehehehe.. enak yaa nak jadi anak kecil 
Yang membedakan hanya sholat Ied di sana pagi sekali. Jam 6 pagi sudah dimulai sholatnya… Untung asha memang sudah bangun sekitar segitu.
Tiwi nggak sholat, karena menjaga asha, tetapi kami tetap menuju masjid.
Hari ke-3,4,5 di BDWS kami isi dengan berkeliling ke rumah-rumah saudara. Dan sempat juga rekreasi ke pantai Pasir Putih yg menjadi icon tamasya laut di daerah sana. Waduuhhh… nggak sia-sia deh mengajak asha ke Pasir Putih. Ini memang pengalaman pertama dia main ke laut. Dia excited sekali !! Weww… Nggak ada takutnya sama air maupun ombak tuw anak…
Bahkan asha jg naik perahu dan meneropong ikan di tengah laut lho… Pasir Putih merupakan tempat yg lumayan dilindungi kekayaan alam lautnya sepertinya. Terumbu karang dan jenis ikannya masih lumayan banyak…

Hari terakhir di BDWS, diisi dengan berburu oleh-oleh khas daerah sana. TAPE !! Yg parahnya, ternyata habis diserbu para pemudik. Nggak biasanya lho… Sampai-sampai tiwi dan Maya, adik ipar, janjian dulu sama tukang tape-nya buat disisakan tape buatan hari itu. Demi dibawa ke JKT. Nggak afdhol kaya’nya balik ke rumah dr BDWS tanpa tape…
Hari H kepulangan ke JKT, diawali dg SMS dari pihak Mandala yg men-delay perjalanan dari pukul 18.30 ke 20.00 WIB. Waduuhhh… paling males deh delay-delay-an kaya’ gini… Tp untuk perjalanan dr Juanda, memang kami sudah memprediksikannya. Selalu mengalami soalnya.
Berhubung masih ada budhe dari papa yg harus kami datangi di SBY dan ada janji dengan De untuk lebaranan di SBY ajah daripada di JKT, jadi jadwal keberangkatan kami dr BDWS tetap pagi-pagi.
Seperti biasa, bawaan balik pemudik selalu beranak pinak. Apalagi dr rumah Erwin yg tetangga juga saudara. Oleh-oleh datang mengalir sejak H-2 balik. Percaya atau tidak, kami dibawakan 2 ekor ayam sebagai bekal !! Hehehe… Terima kasih, Lik…
Asha sedikit lebih bertenaga saat perjalanan ke SBY ketimbang perjalanan sebelumnya menuju rumah. Mungkin karena masih pagi yaa…Sepanjang jalan sibuk bernyanyi dan memperhatikan bus yg lewat…
Hebat kamu, Nak… Kita yg udah pada gede ajah sampe capek ngeladeninnya
Di tengah jalan ke SBY, kembali ada SMS dari Mandala yg men-delay kembali jadwal yg sudah delay, menjadi pukul 23.59 !! Edun… Nggak mau ngasih kompensasi hotel kaya’nya, makanya dibela-belain diundur tetap di hari yg sama…
Sudah kepalang di tengah jalan, kami nggak bisa menunda lagi kedatangan di SBY. Akhirnya, pertolongan datang
De dan Masguh bersedia menampung dan mengantarkan ke Juanda malam-malam… You both the greatest deh hari itu !!
Terima kasih yaa..
Kasian Asha, setelah nggak berhenti beraktivitas hingga diantarkan Masguh ke Juanda, akhirnya dia tidur pules bahkan sampai kami boarding dan masuk ke dalam pesawat. Baru bangun beberapa saat menuju landing.

Kasian sama mama dan papa jg yg ngotot ngejemput di BUISH walaupun pesawat di-delay sampe’ pagi buta gitu… Tetapi melihat ekspresi mereka dan Asha yg sepertinya saling kangen-kangenan, wajar saja sepertinya mama ngotot tetep mau ngejemput di jam 2 pagi !!
Sampai di rumah, hal pertama yg kami khawatirkan adalah, Asha mencari pengasuhnya dan akan kembali rewel…
Tetapi ternyata nggak lho ! Hal yg pertama kali asha lakukan setelah masuk ke rumah adalah menuju ruang bermainnya dan mengabsen mainan-mainan favoritnya !! =)) Lucu bgt kamu nak…
Sekitar jam 3.30 pagi, baru kami bisa merebahkan badan, istirahat, dan bersyukur sudah diberi kesempatan untuk bisa mudik, menyenangkan orang tua, dan selamat kembali ke JKT-nya… 
Alhamdulillah jg, ibu sudah mengizinkan kami untuk tidak pulang tahun depan !! HOREEEE… bisa ditabung THR-nya kannn… :p
-selesai-
Posted: September 4th, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: Asha, Family, General | Tags: Asha, gaya | 6 Comments »

Terima kasih yaaa untuk semua ucapan selamat kepada Asha melalui blog ini…
Do’akan agar Asha bisa tumbuh menjadi pribadi yang berguna untuk sesamanya.
Aamiinnn…
Posted: September 2nd, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: Asha, Family | Tags: Asha, birthday | 12 Comments »
Happy Birthday, Kiddo…

Thank you for everything yaa, Nak. You’ve give us a lot !!
PS :
Yang ini, lagi sibuk dengan celengan “Kungkong” dari Masrafa & Fayra…

‘Ma kasih yaa, ‘Nte De… *mmuuaacchhh…
Posted: July 8th, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: Asha, Rak Buku | Tags: Asha, Books, parenting | 4 Comments »
Rumah Tiwi sedang rame’. Ada keluarga Erwin dari Bondowoso datang. 8 orang ! Penuh deh rumah. Ramai.
Sabtu sore kami agendakan untuk mengajak 4 (empat) orang krucil menikmat bioskop.
Iyaa BIOSKOP-nya yg diniatkan untuk dinikmati, bukan film-nya
Maklum, datang dari kota kecil di Jawa Timur. Nggak ada studio 21 di sana
Mempertimbangkan studio yang layak untuk dipamerkan, dan lokasi terdekat dari rumah, diputuskan untuk nonton Kung Fu Panda di Hollywood KC 21.
Tau sudah berapa kali Erwin menonton film ini ?! 3x sajah !! Dan keseluruhannya di bioskop !! Pecah deh rekor… :p
Karena dulu Asha pernah berulah di bioskop (jalan-jalan sepanjang lorong kursi, main petak umpet di tengah-tengah film
), saat menonton Bee Movie (film pertamanya), maka kali ini Tiwi memutuskan tidak ikut ke dalam studio.
Memilih makan (pagi dan siang digabung) di Hoka-hoka Bento berdua Asha. She’s amazing that afternoon…
Duduk sendiri di high chair-nya, memegang sendok dan piring sendiri. Tiwi taruh sedikit salad + mayonnaise. Habis ! Walaupun belepotan ke seluruh mukanya… 
But that’s OK, Kiddo… Namanya jg belajar, yah nak…
Selesai makan, ternyata masih ada 60 menit lg untuk dihabiskan. Kemana yaaa… Bingung juga kalo’ harus dihabiskan di dalam mobil.
Akhirnya diputuskan membawa Asha menikmati petualangan baru setelah kelakuan dia yg sangat manis di Hokben. Plasa Semanggi ! Naik kendaraan umum..
(butuh waktu yg banyak jika harus ke Plangi dari KC dengan membawa kendaraan sendiri, harus memutar 2x + mencari parkiran. Wasting time… dan nggak memberikan Asha pengalaman apa-apa !)
Ya ampun anak itu… Begitu naik tanjakan tangga penyebrangan (naik sendiri lho Asha, di jalan yang landai-nya…), langsung ceriwisnya keluar…
“Iyat..iyat… mbiy…mbiy…bus…” sambil nunjuk-nunjuk…
Mukanya mengekspresikan mimik “mau tau” yang sangat ! Lucu !!
Seneng banget bisa mengenalkan Asha ke hal yang baru buatnya. Wajahnya mengatakan semuanya.
Di Plangi, seperti biasa dia heboh. Jalan kemana-kemana sendiri. Kalo’ capek, dia minta gendong (Asha sudah tidak mau ditaro di stroller). Tapi hanya sesekali.
Paling heboh saat diajak ke Gramedia, dan menemukan rak CD/DVD. Panik !!
“Tut…tut…tut” (saat liat DVD Thomas), “Ikih…Ikih…” (saat liat DVD Mickey) dan “Puh…puh…” (saat liat DVD Winnnie the Pooh)
Di tangannya langsung ada 3 DVD yg dengan susah payah ditahannya agar tidak jatuh..
Iyah Nak, kita beli yaaa DVD-DVD-nya…
Sudah benar-benar tumbuh jadi anak manusia dia. Yang sudah punya keinginan, sudah bisa memutuskan…
Love you, Kiddo.
Yang membuat Tiwi lebih senang memutuskan pergi ke Plangi adalah… Ada buku barunya Ika Natassa !!
FYI, Tiwi jatuh cinta sama gaya bertutur Ika sejak saat buku pertamanya terbit, A Very Yuppy Wedding (AVYW). Cara bertuturnya pintar, dan ceritanya mengalir… Enak ajah dibacanya. Plus, banyak referensi tempat hang-out, istilah-istilah yang selama ini asing buat Tiwi, dan pandangan mata tentang daerah-daerah tertentu yang detail diceritakan… Seru !
Buku keduanya berjudul “Divortiare”. Habis tiwi lahap dalam satu malam saja. Akibatnya baru bobo jam 1 pagi :p
Kalo’ disuruh milih, Tiwi lebih suka buku pertamanya. Selain karena setting yang gak beda-beda jauh (dunia perbankan… yaa mungkin karena memang dari sana Ika berasal. Jadi lebih PD ajah kalo’ harus bercerita ttg dunia yg dikenalnya), dan juga Tiwi merasa Ika agak sulit “lari” dari gaya bercerita AVYW yang memang sudah terbukti sukses… mirip-mirip.
Tapi tetep, gaya bertuturnya mencerminkan bahwa penulisnya memang pintar. I enjoy reading smart people books…
Ada yang bisa kita pelajari dari buku-buku mereka…
(Hhmm… buku apa lagi yah yg bisa dihabiskan untuk akhir pekan ini… Akhir pekan kembali menjadi keluarga normal
)
Berhubung di rumah masih banyak tamu, disambung nanti lagi yaa… Sekarang, kembali jadi tuan rumah yg baik dulu !! :-*
Posted: July 1st, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: Asha, Personal | Tags: Asha, kids, parenting | No Comments »
“Maammaaaa…” [manggil Tiwi]
“Paappaaaaa…” [manggil Erwin]
“Utiiiiiiiii….” [manggil Mama & Ibu]
“Atuuunnggg…” [manggil Papa & Bapak]
“..aaeeeemmmm…” *intonasi naek [Translate: Dalem; ngejawab kalo' dipanggil "Ashaaa...."]
“..Ouuu Abang..” [Translate: Allahu Akbar; kalo' pagi-pagi pas bangun, dan pas Tiwi pulang kerja sambil nunjuk-nunjuk sajadah atau bersikap takbir, menyuruh mama-nya sholat]
“…embiiiyyy…ngeng…ngeng…tit..tit…” [ngajak naek mobil]
“…iyat…iyat…kungkong…” [ngajak liat kodok di halaman]
“…iti…puh…iyat..iyat..” [sambil minta naek ke sofa, nonton Playhouse Disney, Mickey & Friends ama Winnie the Pooh]
Beberapa sebutan hewan : muu (untuk sapi), kungkong (untuk kodok), hauuummmm (untuk singa), ajah (untuk gajah), apah (untuk jerapah)
“Yaaa…bobo…” [Kalo' ke rumah Uti-nya dan nggak bisa ngebuka pintu rumah mama karena dikunci. Hekekekeke...]
Kalimat yang paling panjang yang Asha ucapkan adalah weekend kemarin pas kaki dia kejedut tembok, refleks langsung berucap : “Duh… edut, atit… akal !” *sambil mukul temboknya
(tau darimana kamu nak tembok itu nakal :p)
Translate : Aduh… Kejedut, Sakit.. Nakal !
Love you, Kiddo…
Posted: June 19th, 2008 | Author: temanbaik | Filed under: Asha, Family | Tags: Asha, kids, parenting | No Comments »
– Kebanggaan apalagi yang bisa dirasakan oleh orang tua, selain apa yang mereka lakukan selama ini, ditiru dengan baik oleh anak-anaknya…
–
Tadi pagi, setelah bangun tidur, seperti biasa Asha bermanja-manja dulu dengan merangkul gulingnya.
*Momen seperti ini yang biasanya membuat hari ingin cepat dilalui..
*
Setelah dirasa puas dan “nyawanya” sudah kumpul semua, diapun beranjak. Mendekati pinggi tempat tidur…
Duduk dengan kaki terjulur ke depan, Meraih ujung kakinya dan melepas kaus kaki dengan menariknya. Lucu sekali tampangnya saat berhasil melepasnya. Puas. Bangga. (iyaa.. Asha masih kami pakaikan kaus kaki saat tidur. Takut kakinya kedinginan
)
Biasanya, setelah prosesi itu, kedua kaus kakinya akan diberikan ke Tiwi.
Tapi tadi pagi tidak.
Dia langsung turun dari tempat tidur. Berjalan ke arah pintu. Dan menaruh kaus kaki itu di tempat cucian kotor yang memang kami tempatkan di ujung kamar.
Seperti yang biasanya setiap pagi Tiwi atau Erwin lakukan dengan kaus kaki bekas pakainya…
BRAVO… Well done, kiddo… We’re really proud of you…
Moral : Hayoo para orang tua… selalu berikan contoh yang baik kepada anak-anakmu, kalo’ memang menginginkan mereka menjadi pribadi-pribadi yang baik…
Recent Comments